News

Von der Leyen: Uni Eropa dan Arab Saudi Akan Jaga Stabilitas Timur Tengah

Moskow (KABARIN) - Ketegangan di Timur Tengah terus menjadi perhatian dunia internasional. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengungkapkan bahwa Uni Eropa dan Arab Saudi sepakat memperkuat kerja sama guna meredakan situasi yang semakin memanas, khususnya terkait konflik dengan Iran.

Dalam pernyataannya pada Minggu (1/3), von der Leyen mengatakan dirinya telah melakukan percakapan telepon dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. Pembicaraan tersebut berfokus pada kondisi keamanan di kawasan Teluk Persia serta meningkatnya eskalasi konflik regional.

“Saya baru saja berbicara dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dari Arab Saudi. Sebagai mitra strategis kami, kami akan bekerja sama secara erat dengan Anda untuk meredakan eskalasi dan menjaga stabilitas kawasan,” kata von der Leyen di platform X.

Ia juga menegaskan bahwa Uni Eropa memberikan dukungan penuh di tengah situasi global yang ia sebut sebagai “masa-masa yang penuh gejolak”.

Ketegangan kawasan meningkat tajam setelah pada Sabtu (28/2), Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan ke sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur serta korban jiwa dari kalangan warga sipil.

Situasi semakin dramatis setelah televisi pemerintah Iran memastikan wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dalam rangkaian peristiwa tersebut.

Iran kemudian merespons dengan meluncurkan serangan balasan berupa rudal ke wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat di Timur Tengah. Pemerintah Iran menyebut langkah tersebut sebagai bentuk pembelaan diri atas serangan yang mereka terima.

Penerjemah: Katriana
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: